Kesaktian Batu Akik Jimat Bung Karno Yang Dilego Murah

Kesaktian Batu Akik Jimat Bung Karno Yang Dilego Murah

Berita Unik – Presiden pertama Indonesia Soekarno memiliki berbagai benda pembawa keberuntungan. Salah satunya adalah batu akik yang didapatkan saat tinggal di Bandung. berikut kesaktian batu akik jimat Bung Karno yang dilego murah.

Menurut Bung Karno, batu bening yang diikat cincin itu memiliki serat unik. Di dalam batu ada semacam cairan hitam atau biji, yang seolah-olah mengapung di tengah air.

“Seorang pengagum memberikan benda yang aneh ini kepadaku dengan ucapan: Sukarno, semoga engkau tetap berada di atas seperti biji yang mengapung ini,” cerita Bung dalam buku Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat.

Pengagum Soekarno itu meyakinkan bahwa batu itu akan selalu membawa keberuntungan bagi yang memakainya.

Saat itu, Bung Karno mempercayai takhayul: tentang hari baik dan hari nahas, tentang jimat pembawa rahmat dan pengaruh jahat, dan macam-macamnya.

“Ia (batu) dinodai kekuatan guna‐guna, tapi aku mempercayainya. Di waktu itu aku mempercayai apa saja, karena aku memerlukan segala kekuatan yang bisa kuperoleh,” kata Bung Karno dalam buku itu.

Ketika diasingkan di Ende, Soekarno terus memperdalam ilmu Islam. Ketika itu pula, dia melepaskan segala pikiran takhayul di kepalanya. Mula-mula dia melawan hal-hal yang berbau mitos. Misalnya soal piring retak pembawa sial.

“Aaaah, masih saja batu itu ada padaku. Aku sangat ingin mempunyai keberanian untuk melepaskan pembawa untung besar ini,” ucap Bung.

Kesaktian Batu Akik Jimat Bung Karno Yang Dilego Murah

Ketika pikiran Soekarno bergejolak soal takhayul. Saat itu pula dia tidak memiliki uang sepeser pun. “Selagi berpikir keras tentang batu ini, kebetulan uang sedang tidak ada. Sudah menjadi sejarah dari Sukarno bahwa ia tak pernah punya uang, sedangkan ini adalah harta yang senantiasa diperlukannya.”

Maka, dijuallah batu keberuntungan kepada seorang saudagar kopra (biji kelapa) di Ende, Flores. Agar harganya mahal, tentu saja, si Bung juga mesti membumbui cerita-cerita indah.

“Coba lihat,” kata Bung mengadu untung, “Saya punya barang yang susah didapat. Orang akan selalu beruntung besar dengan batu seperti ini, karena batu begini hanya ada satu‐satunya. Tidak ada duanya di dunia.”

Si saudagar masih berpikir-pikir sambil mencermati batu itu. Dan Bung Karno pun terus berusaha membujuk supaya saudagar itu membeli batu yang dipegangnya.

“Kemudian aku menekan gas yang terakhir: kalau saudara menyerahkan seratus limapuluh rupiah, yang tidak berarti bagi saudara, saya akan berikan batu ini.”

Tanpa banyak kata, si saudagar langsung menyambut tawaran Bung. “Setuju,” katanya. Batu pembawa keberuntungan itu pun berpindah tangan kepada pengusaha dari Ende.

MEGAPOKER88 Judi Poker Domino QQ Online Uang Asli Indonesia Terpercaya

Poker Online Terpercaya | Poker Uang Asli | Domino Online

x

Check Also

Relawan bawa tumpeng dan roti buaya ke rumah anies

Relawan pemenangan pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno yang tergabung dalam Relawan ...

Akibat blunder wasit,tim ini bermain dengan 12 pemain

Kontroversi besar terjadi di kompetisi sepak bola Tiongkok kasta kedua. Sebuah tim diketahui menurunkan 12 ...