Ini Jawaban Presiden Jokowi Terkait Status Gubernur Ahok Setelah Fatwa MA

Ini Jawaban Presiden Jokowi Terkait Status Gubernur Ahok Setelah Fatwa MA

Presiden Jokowi Memberikan Jawaban Terkait status gubernur Ahok setelah mendengarkan fatwa MA dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tentang UU No. 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Fatwa ini sengaja diajukan untuk memberi pandangan hukum atas status gubernur yang disandang Basuki Tjahaja Purnama.

Dalam fatwa itu, intinya MA tidak dapat memberikan pendapat hukum.

Atas fatwa itu, Tjahjo menyatakan tetap pada keputusannya untuk tidak menonaktifkan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sikap ini juga siap dipertanggungjawabkan kepada Presiden.

Ini Jawaban Presiden Jokowi Terkait Status Gubernur Ahok Setelah Fatwa MA

“Beliau tidak banyak komentar, saya hanya menyampaikan pendapat sebagai pembantu beliau,” kata Tjahjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Meski banyak tafsiran yang terus bergulir di luar sana, Tjahjo tetap pada pandangan hukumnya, bila terdakwa Ahok diancam hukuman 4 tahun kepala daerah tidak diberhentikan. Dia memilih menunggu jalannya sidang kasus penistaan agama hingga penuntutan.

“Bapak Presiden setuju, terserah kalau sikap bapak. Saya juga enggak mau karena keputusan saya menimbulkan kegaduhan. Kalau memang ada diskresi, ya di tangan Presiden,” ujar politikus PDIP itu.

“Karena keputusan politik kan tidak hanya berdasarkan hukum, ada pertimbangan hukum, pertimbangan sosiologis, filosofis, mencermati gelagat perkembangan dan dinamika,” pungkas Tjahjo.

x

Check Also

inilah pesan dan titipan ahok kepada pelaksana sekaligus wakil nya djarot

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Gubernur nonaktif setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara ...

Siapkan calon,PKS dan Gerindra incar kursi wali kota bogor

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra Kota Bogor, Jawa Barat, menyiapkan bakal calon wali ...